MP PROMOTION

New Marketing Plan

Alhamdulillah, atas ijin Allah, Tridaya Sinergi Indonesia tahun ini memasuki tahun ke lima. Banyak tantangan yang telah dilewati oleh TSI selama lima tahun ini, dan tantangan tersebut satu per satu dihadapi dengan kekuatan sinergi antara ketiga komponen TSI yaitu Produsen, Management dan tentunya MITRA TSI.

Dan sebagai respon terhadap tantangan yang dihadapi oleh Mitra TSI di lapangan, dengan segala kompleksitas, keragu-raguan, ketidakjelasan dan ketidakpastian, TSI Management meluncurkan produk yang memiliki daya dukung PRO MITRA. Pada tanggal 1 Oktober 2016 departement Riset dan Pengembangan Usaha yang dipimpin bapak Banyu Permana Sidik, memberlakukan penambahan fitur untuk melengkapi Sistem Utama MP.14 yang sudah berjalan selama 2 tahun terakhir yaitu MARKETING PLAN PROMOTION TSI yang akan kami sampaikan dalam penjelasan berikut :

 

 

Dalam MP Promotion ini, terdapat tambahan 4 jenis level Bonus Royalti, antara lain:


  • - Bintang 1
  • - Bintang 2
  • - Bintang 3
  • - Bintang 4

Pada perhitungan Bonus Royalty MP Promotion tersebut TIDAK BERLAKU PASS UP SYSTEM. Dan mewajibkan peraih untuk TUTUP POINT minimal 30 bungkus.


Dan juga akan muncul istilah baru yaitu Nilai Kontribusi (NK) dan Nilai Level (NL) sebagai bahan perhitungan untuk Bonus Royalty BINTANG 3 dan BINTANG 4.

  • Nilai Kontribusi (NK) akan dimiliki oleh Member yang Downline dibawahnya meraih Bintang 2 atau Bintang 3 yang diakumulasikan setiap jalurnya. Nilai NK ini digunakan untuk perhitungan dalam meraih BINTANG 3 dan seterusnya untuk Member tersebut.
  • Nilai Level (NL) adalah Nilai yang didapat berdasarkan kedalaman Level Downline yang memberikan Nilai Kontribusi kepada Member. NL ini digunakan untuk perhitungan dalam meraih BINTANG 4 untuk Member tersebut.

 

BINTANG 1

Bonus Royalty BINTANG 1 dapat diraih oleh Member yang telah meraih Royalty MP14 untuk Posisi Unit Manager (UM) atau Group Manager (GM) dengan syarat sebagai berikut:

  • Peraih Unit Manager (UM) yang memiliki Omset Group >= 375 Bungkus dan Upline Langsung telah meraih BINTANG 2, ATAU ...
  • Peraih Group Manager (GM) yang Upline langsungnya telah meraih BINTANG 2, dan SELURUH Downline Level 1 dari Group Manager tersebut harus TUTUP POINT.


Keterangan : UM dengan Omset Group >= 375 berpotensi untuk mendapatkan BINTANG 1.

 


Keterangan : UM yang memiliki Total Omset Grup >= 375 Bungkus, dan Upline Langsung menjadi BINTANG DUA.

 


Keterangan : GM yang Upline Langsungnya menjadi BINTANG DUA, dan Downline Level 1 dari GM harus TUTUP POIN SEMUA.

 

 

RUMUS PERHITUNGAN ROYALTI BINTANG 1

TPB1 : Target Peraih Bintang 1 (Nilai Ini sudah ditarget 850 Mitra)
∑On : Omset Nasional
∑PB1 : Jumlah Peraih Bintang 1

 

Rumus Perhitungan Bonus Bintang 1, Jika Peraih masih dibawah atau sama dengan 850 mitra :

((∑On x Rp.130,-) x (∑PB1 / TPB1)) / ∑PB1

Rumus Perhitungan Bonus Bintang 1, Jika Peraih diatas 850 mitra :

∑On x Rp.130,-) / ∑PB1

 

 

SIMULASI PERHITUNGAN ROYALTI BINTANG 1 <= 850 Mitra :

TPB1 : 850 Mitra
∑On : 1.000.000 Bungkus
∑PB1 : 500 Mitra

 

Bonus Bintang 1 : ((∑On x Rp.130,-) x (∑PB1 / TPB1)) / ∑PB1
Bonus Bintang 1 : ((1.000.000 x Rp.130,-) x (500 / 850)) / 500
Bonus Bintang 1 : (Rp.130.000.000,- x 0,5882) / 500
Bonus Bintang 1 : Rp.76.470.588,- / 500

Bonus Bintang 1 : Rp.152.941,-

 

 

SIMULASI PERHITUNGAN ROYALTI BINTANG 1 > 850 Mitra :

TPB1 : 850 Mitra
∑On : 1.000.000 Bungkus
∑PB1 : 1.000 Mitra

 

Bonus Bintang 1 : (∑On x Rp.130,-) / ∑PB1
Bonus Bintang 1 : (1.000.000 x Rp.130,-) / 1.000
Bonus Bintang 1 : Rp.130.000.000,- / 1.000

Bonus Bintang 1 : Rp.130.000,-

BINTANG 2

Peraih BINTANG 2 adalah member yang telah disupport oleh Downline level 1 yang menjadi UM dan telah meraih omset groupnya masing-masing minimal 375 Bungkus atau downline level 1 yang menjadi GM dan frontlinenya tutup poin semua.

Peraih BINTANG 2 akan memberikan Nilai Kontribusi (NK) kepada 10 upline diatasnya.

  • Syarat utamanya hanya memastikan downline Level 1 meraih UM yang memiliki omset grup masing-masing jalur 375 bungkus, ATAU ...
  • Jika Downline Level 1 telah meraih GM maka frontlinennya dari GM tersebut harus tutup poin semua.

Terdapat batasan yang dapat masuk dalam kualifikasi BINTANG 2 untuk downline level 1 peraih UM dan GM, antara lain:

  • 5 Downline Level 1 meraih UM semua dan omset grupnya masing-masing jalur 375 bungkus, ATAU ...
  • 4 Downline Level 1 meraih UM yang omset grupnya masing-masing jalur 375 bungkus, 1 Downline Level 1 meraih GM yang frontlinenya tutup poin semua, ATAU ...
  • 3 Downline Level 1 meraih UM yang omset grupnya masing-masing jalur 375 bungkus, 2 Downline Level 1 meraih GM yang frontlinenya tutup poin semua, ATAU ...
  • 2 Downline Level 1 meraih UM yang omset grupnya masing-masing jalur 375 bungkus, 3 Downline Level 1 meraih GM yang frontlinenya tutup poin semua.

Diluar kualifikasi diatas, maka Member tidak dapat menjadi Bintang 2


Keterangan : UM yang memiliki Total Omset Grup >= 375 Bungkus, dan Upline Langsung menjadi BINTANG DUA.

 


Keterangan : Memiliki Downline 4 UM dengan Total Omset Grup >= 375 Bungkus dan 1 GM yang frontlinenya TUTUP POINT SEMUA.

 


Keterangan : Memiliki Downline 3 UM dengan Total Omset Grup >= 375 Bungkus dan 2 GM yang frontlinenya TUTUP POINT SEMUA.

 


Keterangan : Memiliki Downline 2 UM dengan Total Omset Grup >= 375 Bungkusdan 3 GM yang frontlinenya TUTUP POINT SEMUA.

 

PEMBATALAN PERAIHAN BINTANG 2

Terdapat kondisi yang dapat MEMBATALKAN peraihan BINTANG 2 walaupun sebenarnya Member tersebut masuk kedalam kualifikasi peraihan BINTANG 2, kondisi tersebut sebagai berikut:

  • 4 Downline level 1 meraih GM yang frontlinennya tutup poin semua, kemudian 1 downline level 1 sisanya meraih UM dengan omset grup 375 bungkus, ATAU ...
  • 5 Downline level 1 meraih GM semua yang frontlinennya juga sudah tutup poin semua.

 

 

RUMUS PERHITUNGAN ROYALTI BINTANG 2

TPB2 : Target Peraih Bintang 2 (Nilai Ini sudah ditarget 170 Mitra)
∑On : Omset Nasional
∑PB2 : Jumlah Peraih Bintang 2

 

Rumus Perhitungan Bonus Bintang 2, Jika Peraih masih dibawah atau sama dengan 170 mitra :

((∑On x Rp.55,-) x (∑PB2 / TPB2)) / ∑PB2

Rumus Perhitungan Bonus Bintang 2, Jika Peraih diatas 170 mitra :

(∑On x Rp.55,-) / ∑PB2

 

 

SIMULASI PERHITUNGAN ROYALTI BINTANG 2 <= 170 Mitra :

TPB2 : 170 Mitra
∑On : 1.000.000 Bungkus
∑PB2 : 120 Mitra

 

Bonus Bintang 2 : ((∑On x Rp.55,-) x (∑PB2 / TPB2)) / ∑PB2
Bonus Bintang 2 : ((1.000.000 x Rp.55,-) x (120 / 170)) / 120
Bonus Bintang 2 : (Rp.55.000.000,- x 0,7059) / 120
Bonus Bintang 2 : Rp.38.823.529,- / 120

Bonus Bintang 2 : Rp.323.529,-

 

SIMULASI PERHITUNGAN ROYALTI BINTANG 2 > 170 Mitra :

TPB2 : 170 Mitra
∑On : 1.000.000 Bungkus
∑PB2 : 210 Mitra

 

Bonus Bintang 2 : (∑On x Rp.55,-) / ∑PB2
Bonus Bintang 2 : (1.000.000 x Rp.55,-) / 210
Bonus Bintang 2 : Rp.55.000.000,- / 210

Bonus Bintang 2 : Rp.261.905,-

 

NILAI KONTRIBUSI & NILAI LEVEL

Bagi Member yang meraih BINTANG 2, akan memberikan Nilai Kontribusi (NK) dan Nilai Level (NL) ke 10 Upline diatasnya, berikut table NILAI KONTRIBUSI:


TABLE NILAI KONTRIBUSI atas Peraihan BINTANG 2

LEVEL UPLINE
NILAI KONTRIBUSI
NILAI LEVEL
10
65
10
9
70
20
8
75
30
7
80
40
6
85
50
5
95
60
4
100
70
3
105
80
2
110
90
1
165
100

 

BINTANG 3

Tingkatan Bonus Royalti BINTANG 3 ini untuk perhitungannya telah mulai mengkalkulasi Nilai Kontribusi dari Downline yang meraih Bintang.

Syarat untuk meraih BINTANG 3 :

  • Tiap jalur mempunyai Nilai Kontribusi minimal 165, DAN ...
  • Omset Group setiap Jalur minimal 2.000 bungkus / jalur.

Asumsi untuk meraih 2.000 Bungkus / jalur:
Apabila Downline sudah meraih Bintang 2, maka secara otomatis akan terkalkulasi nilai minimal 375 bungkus x 5 member = 1.875 bungkus plus 30 bungkus dari Downline peraih Bintang 2, sehingga jika ditotal akan menjadi 1.905 bungkus. Sisa dari 2.000 bungkus - 1.905 bungkus = 95 Bungkus. Maka anda hanya cukup menggerakkan 4 member yang lain dalam jalur yang sama untuk tutup poin.

 


Keterangan : Ilustrasi pada Jalur 1 dan Jalur 5 saja (menggambarkan QUALIFIED dan NOT QUALIFIED).

 

 

RUMUS PERHITUNGAN ROYALTI BINTANG 3

TPB3 : Target Peraih Bintang 3 (Nilai ini sudah ditarget 34 Mitra )
∑On : Omset Nasional
∑PB3 : Jumlah Peraih Bintang 3

 

Rumus Perhitungan Bonus Bintang 3, Jika Peraih masih dibawah atau sama dengan TPB3 :

(∑On x Rp.30,-) x (∑PB3 / TPB3)) / ∑PB3

Rumus Perhitungan Bonus Bintang 3, Jika Peraih diatas TPB3 :

(∑On x Rp.30,-) / ∑PB3

 

SIMULASI PERHITUNGAN ROYALTI BINTANG 3 <= 34 Mitra :

TPB3 : 34 Mitra
∑On : 1.000.000 Bungkus
∑PB3 : 20 Mitra

 

Bonus Bintang 3 : (∑On x Rp.30,-) x (∑PB3 / TPB3)) / ∑PB3
Bonus Bintang 3 : (1.000.000 x Rp.30,-) x (20 / 34)) / 20
Bonus Bintang 3 : (Rp.30.000.000,- x 0,58824) / 20

Bonus Bintang 3 : Rp. 17.647.059,- / 20

Bonus Bintang 3 : Rp.882.353,-

 

SIMULASI PERHITUNGAN ROYALTI BINTANG 3 <= (170 / 5) Mitra :

TPB3 : (170 / 5) Mitra
∑On : 1.000.000 Bungkus
∑PB3 : 60 Mitra

 

Bonus Bintang 3 : (∑On x Rp.30,-) / ∑PB3
Bonus Bintang 3 : (1.000.000 x Rp.30,-) / 60
Bonus Bintang 3 : Rp.30.000.000,- / 60

Bonus Bintang 3 : Rp.500.000,-

 

NILAI KONTRIBUSI & NILAI LEVEL

Bagi Member yang meraih BINTANG 3, akan memberikan Nilai Kontribusi (NK) dan Nilai Level (NL) ke 20 Upline diatasnya, berikut table NILAI KONTRIBUSI:


TABLE NILAI KONTRIBUSI atas Peraihan BINTANG 3

LEVEL UPLINE
NILAI KONTRIBUSI
NILAI LEVEL
20
520
150
19
545
170
18
570
190
17
595
210
16
620
230
15
655
260
14
680
290
13
705
320
12
730
350
11
755
380
10
790
420
9
815
460
8
840
500
7
865
540
6
890
580
5
925
630
4
950
680
3
975
730
2
1000
780
1
1125
850

 

BINTANG 4

Tingkatan Bonus Royalti BINTANG 4 ini merupakan tingkatan Bonus Royalti tertinggi.

Syarat untuk meraih BINTANG 4 :

  • Tiap jalur mempunyai Nilai Kontribusi minimal 1.125, DAN ...
  • Omset Jalur minimal 9.750 bungkus / jalur, DAN ...
  • Total Omset Grup >= ((47.775 / ∑On) + 0,005) x ∑On

 


Keterangan : Syarat 1 Terpenuhi.

 


Keterangan : Syarat 2 Terpenuhi.

 


Keterangan : Syarat 3 Terpenuhi.

 

 

RUMUS PERHITUNGAN ROYALTI BINTANG 4

∑On : Omset Nasional
∑NL : Total Nilai Level Peraih Bintang 4
∑PNL : Peraih Nilai Level Pribadi

 

Rumus Perhitungan Bonus Bintang 4 :

(∑On x Rp.35,-) x (∑PNL / ∑NL)

 

SIMULASI PERHITUNGAN ROYALTI BINTANG 4 :

∑On : 1.000.000 Bungkus
∑NL : 1.600
∑PNL : 850 (Contoh : Mitra Peraih Kedua)

 

Bonus Bintang 4 : (∑On x Rp.35,-) x (∑PNL / ∑NL)
Bonus Bintang 4 : (1.000.000 x Rp.35,-) x (850 / 1.600)
Bonus Bintang 4 : Rp.35.000.000,- x 0,53125

Bonus Bintang 4 : Rp.18.593.750,-

 

POTENSI PENDAPATAN PERAIH SESUAI PERHITUNGAN ROYALTI MP PROMOTION

 

PERHITUNGAN ROYALTI MARKETING PLAN PROMOTION

Simulasi dilakukan dengan :

  • Omset Nasional sebesar 1.000.000 Bungkus,
  • Target peraih Bintang 2 adalah 170 Member.

Jika peraih melebihi target, maka perhitungan bonusnya dapat dilihat pada tabel dibawah.

Contoh:

  • Jika Jumlah peraih Bintang 1 berjumlah 1.300 Member, maka potensi pendapatannya Rp.100.000,-
  • Jika Jumlah peraih Bintang 2 berjumlah 250 Member, maka potensi pendapatannya Rp.220.000,-

 

 

 

CARA TERMUDAH MENJALANKAN MARKETING PLAN PROMTION INI ADALAH :
BENTUKLAH MITRA ANDA SEBANYAK-BANYAKNYA UNTUK MENJADI BINTANG 1
MAKA SEMAKIN BANYAK MITRA ANDA MENJADI BINTANG 1, SEMAKIN BESAR PULA KEMUNGKINAN ANDA MENGGAPAI
ROYALTI MP14 dan MP PROMOTION